semoga kau benar


semoga kau benar,
kepak ilusi hidup
menyusur jalan surga
dalam permainan kata
pada cerita sebegitu nyata

semoga kau benar,
sebegitu maya
baris fantasi
mencangar airmata
menoreh tawa luka

semoga kau benar,
kau kepak bait asa
dirikan baris kalimat
menderet paragraf
pada tembok pagar rumah

semoga kau benar,
pagar itu terbaca tanda tanya
pagar halamanmu begitu tinggi
tak bisa terlihat
hanya terbaca logika
hanya terkais cerita
satu demi satu
hingga ada penyimpulan
dan tak akan terungkapkan..

semoga kau benar,
maaf, tak ada basa-basiku
semoga kuasa-Nya menjawab

akhirnya,
semoga kau benar..

*untuk sebuah misteri*

2 responses to “semoga kau benar

  1. Mas Tejo, nyuwun sewu, karena ndak tahu mesti imel ke mana, jadi liwat blog ini. mau ngasih pendapat barangkali berguna.
    Begini Mas, Sampean walau sebentar bicara di acara JLC selasa, 12 Juli 2011, sampean bintang di acara kali ini. karena kalau saya perhatiakan. saat sampean tegur untuk serius, meneng kabeh. Saya sangat setuju dengan apa yang sampean sampaikan.
    Terutama sang ahli hukum (sang professor?) yang beberapa kali sampean interupsi. Karena beliau ahli hukum sepertinya juga pengajar dari UI kalau saya tidak keliru, yang pikirannya sering membahas teori2 hukum, secara tidak sadar, tentu agak condong kearah hukum dan kadang jadi pro hukum bukan hati nurani yang betul sifatnya universal. Dan beliau dalam forum JLC nampaknya sudah berencana ingin mengemukakan sesuatu (yach begitulah professor muda yang ingin menonjol), sehingga selama berjalannya forum sudah fokus memikirkan pendapatnya yang akan dikemukakan, akibatnya (karena keterbatasan manusia) tidak mengikuti secara cermat apa yang dibicarakan dalam forum. Ini juga dapat saya perhatikan dari beberapa pembicara yang mengulang apa telah disampaikan sebagaimana bung Karni menegur/memotong orang yang diberi kesempatan untuk bicara.

    Terakhir pembicaraan sampean tentang usulan dunia pendidikan kedokteran khususnya yang harus murah dan profesi tabu untuk bidang-bidang yang menyangkut kepentingan hajat hidup orang banyak seperti beras (betul, Bustanil Arifin alm, di kasih jatah Soeharto menjadi Kabulog karena ipar, luar biasa korupsinya karena ben ndino manusia indonesia dahar sega), pendidikan dan kesehatan terputus karena sama2 Presiden mesti setuju. Yang disebutkan bahwa karena masyarakat kita sudah cenderung menjadi materialis/greedy sehingga mempengaruhi perilaku, walaupun sudah dapat sekolah gratis/dapat beasiswa, tetap saja seperti contohnya Gayus Tambunan.

    Mungkin maksudnya selain mereka itu harus lulus fit & proper test. kalau perlu dipertontonkan publik seperti usul sampean, tiga bidang tersebut harus dikuasai oleh negara. Menyambung usulan tadi agar masyarakat yang kurang mampu tapi punya kemampuan/potensi dapat bersekolah ke bidang2 yang membutuhkan jiwa pengabdian seperti calon dokter atau profesi-profesi lainnya (seperti perawat, dilain negara maju kepala perawat incomenya lebih besar dari dokter ahli) memang selain biaya disubsidi pemerintah juga harus disaring secara superketat, supaya jangan ada samasekali yang lolos jika tidak memenuhi persyaratan, supaya tidak terjadi malpraktek (gara2 kaya orang pelupa jadi dokter spesialis karena nyogok, ketinggalan tang di perut pasien). Dan supaya dunia kesehatan bisa gratis, asuransi harus diurus negara dan premi wajib diambil dari tenaga2 kerja produktif disektor swasta maupun pemerintah dan managementnya harus dikelola dengan ekstra ketat dan terbuka untuk publik, tidak boleh ada KKN, seperti terjadi di BUMN2 lalu dimana kalau bosnya dari Jabar, mayoritas pegawai baru dari Jabar semua dst. Dengan demikian dunia kesehatan dibiayai oleh asuransi, juga para dokter dicukupi agar juga dilarang kerja rangkap2.

    Seperti kita ketahui selain jabatan2 lain yang bagian HRDnya minta sogokan (spt polisi, pegawai negeri atau lainnya) mau dapat ijin praktek dokter pribadipun kalau mau dapat kota yang potensi, juga perlu suap atau surat sakti.

    Akhirnya seperti pendapat mas Tejo diacara lain ? atau sebelumnya, memang perlu peminpin yang cerdas, tegas, berani dan inovati + punya greget, dan gak silau duiiiit. untuk merubah negeri tercinta..

    Nuwun sewu kalo akhirnya aku mumet dewe, melo2 mikiri negoro, ndk seperti Mas Tejo, lulus study matematika + teknik sipil itb.

    Selamet, selamat, selumut. mardhiko!!

  2. Semoga kebenaran segera nampakšŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s