ketapel meruya

Untuk melawan eksekusi lahan di Meruya Selatan, Jakarta Barat, warga Meruya bersiap-siap perang. Sekitar 25 katapel disiapkan untuk melawan eksekusi itu.
detik.com

sodara2, ada yg pengin dilawan oleh simbah dan kawan2 lingkungannya. ada yg ingin dipertahankannya. kenapa pake ketapel, mbah?

ketapel atau dalam dalam bahasa ndeso saya plintheng adalah semacam alat berburu. biasanya berburu manuk emprit..

tapi simbah ini ndak mau berburu manuk emprit.. (mana ada berburu manuk di kota besar) mereka adalah warga meruya yang coba bertahan dan melawan eksekusi.. tangannya mengepal, menggambarkan tekad yang kuat.. dari garis wajahnya bisa menandakan kalo simbah ini sudah lahir dan mengalami jaman sebelum endonesah ini merdeka. pasti mereka mengenyam perjoeangan mengusir dan melawan penjajah. ahaa, ada romantisme sejarah.. tapi sekarang bukan melawan bangsa londo dan jepun. kalo dulu amunisinya krikil, kini kelereng atau gundu atau neker..

kenapa ndak rembugan dulu sama yg mau ngeksekusi itu ya?

saya ndak tahu soal itu, tapi barangkali urusan rembug-merembug sudah mencapai titik krisis, “menemui jalan buntu..”

apa boleh buat, saya cuman bisa berguman-gumun, saya ndherek prihatin.. selamat berdjoaeang.. semoga berhasil…

dan, bagemana pendapat sampeyan?

sodara2, lepas dari persoalan di atas, saya jadi ingat waktu masih es de dulu.. bersama teman sendeso saya berburu emprit.. biasanya emprit rame kalo musim padi dah mulai menguning.. selain ketapel dan kerikil, kami biasanya sangu garam sama korek api.. biasanya dapat 2 emprit aja senang ndak kepalang..

tapi paling apes yaitu keplintheng sendiri atau peluru krikil itu mbalik.. kemeng juga lho kalo kena..

yahh… mudah2an simbah tadi bisa mlintheng dengan baik dan benar.. ndak kayak saya dulu..

silakan sampeyan simak berita lengkapnya dan sumber foto di sini.

11 responses to “ketapel meruya

  1. tapi paling apes yaitu keplintheng sendiri atau peluru krikil itu mbalik.. kemeng juga lho kalo kena..

    hahahaha…lucu pasti…. wajah sampeyan mbah

  2. Rakyat Meruya itu jadi korban “praktik” negatif birokrat…
    Tapi, satpam di tempat saya juga pake senjata ketapel lho.

    tapi satpam sampeyan ndak niru2 warga meruya to mas?

  3. Gubernurnya kan mau pasang badan…
    untuk warga meruya…
    jadi warga meruya pasang ketapel

    sampeyan pasang mana? eh, apa?🙂

  4. Mas.. temen akrab saya sendiri merupakan salah satu korban dari sengketa tanah 78 hectar di meruya selatan. Dia bilang akan mempertahankan rumahnya sampai titik darah terakhir. Terus terang saya akan mendukung mereka sepenuhnya dan kalo perlu membantu mereka utk melakukan perlawanan. Yg punya rumah liar aja banyak yg protes ketika rumahnya akan digusur, apalagi mereka warga meruya selatan yg memiliki sertifikat asli dan telah membayar PPB selama bertahun-tahun.

    sampekan dukungan saya sama teman akrab sampeyan itu ya mas…

  5. gusur menggusur memang budaya bangsa ini…. plinteng-plintengan juga sama saja ya…
    tapi jangan sampe keplinteng sendiri koyo sampeyan itu …!

    situ pasti belum ngrasain sensasi keplintheng sendiri to?😛

  6. weleh soal tanah dan gusur menggusur maneh, jan hobi tenan toh nang endonesah

    opo merga pasar senggol yo?😛

  7. holoh salah menehi jeneng komen duwur

  8. Hmm.. Aku wis suwi ra nggawe & dolanan plintheng.

    meh gawe meneh ndak mas?

  9. tapi paling apes yaitu keplintheng sendiri atau peluru krikil itu mbalik.. kemeng juga lho kalo kena..
    wkaakakakkakakakkk……
    payah!!!
    mlintheng emprit we mlengse!!!
    wakakakakakak

    mergane ngerti ora? jathetku kombor mas..😛

  10. Woy, ni qo pada make basa Jawa sich? Ni, gw beda sendiri donk, orang batak… main ketapel tuh hati – hati, klo g mau kena sakitnya, lempar pake permen…, smua pasti seneng…. Iiiihhh… Gw teu nyambung yah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s