verily, neither is sensation my ego, nor does my ego have no sensation … my ego has sensation; my ego possesses the faculty of sensation…
saya sendiri gak mudheng apa sebenarnya makna teks londo ini..
sampeyan tahu kah?
verily, neither is sensation my ego, nor does my ego have no sensation … my ego has sensation; my ego possesses the faculty of sensation…
saya sendiri gak mudheng apa sebenarnya makna teks londo ini..
sampeyan tahu kah?
Categories: wangsit
jika sampeyan-sampeyan sering naik kereta api barangkali akan tahu cerita gumunan saya ini. tadi malam saya naik kereta api, tut.. tut.. tut.. halah..
berangkat dari stasiun tugu, dan dapet gerbong paling belakang. sudah cerita lama kalo dari gerbong terdepan sampe ke belakang, banyak pedagang menawarkan barang dagangannya. macam-macam yang ditawarkan. mulai dari nasi goreng, nasi anget, mi, wingko, selai pisang, lanting, teh-kopi-susu, ginseng, tisu, koran baru maupun bekas, tts, lampu hias, lampu senter, dan sebagainya.
di beberapa pemberhentian, selalu ada pedagang baru dengan gaya berjualan yang beda-beda. tapi malam tadi ada cerita menggumunkan saya. setelah keluar dari purwokerto, saya mendengar 2 “nada aneh” yang membuat saya tergumun-gumun. pertama, “yak… yak… buat jemuran, buat jemuran… seribu aja buat persiapan banjir”. ia menawarkan tali jemuran yang panjangnya sekitar 2,5 meter. bahan terbuat dari semacam plastik berwarna silver, dirajut menjadi semacam tambang. saya mbatin, halah.. bapak itu pintar juga. mentang-mentang keretanya mau ke jakarta, trus disuguhi imaji soal ‘banjir’.. hehehehe
kedua, ada ucapan begini, “brambang.. brambang.. buat oleh-oleh.. pak, brambang pak.. oleh-oleh untuk ibu di rumah” lhadalah… saya tergumun-gumun lagi.. ditambah lagi dengan logat bicara yang di-jawa-jawa-kan (atau dipaksa-paksain berlogat jawa) itu membuat saya tertawa terbahak dalam gumun. pedagang yang cerdas, pikir saya.. menurut saya (sih) ia coba membaca peluang lain, ya brambang itu. (PS: brambang = bawang merah)
demikianlah episode naik keretaapi kali ini..
Categories: cerito